Anak - anak tpq
Assalamualaikum wr. wb
Alhamdulillah akhirnya bisa bikin blog, perdana nih... karena banyak sekali cerita yg ingin aku tulis dan aku share, diluar sana pasti juga punya cerita yg hampir sama denganku.
Sejak kecil aku bercita-cita menjadi guru...alhamdulillah kesampaian dan sekarang menjadi guru tpq, meski banyak orang memandang sebelah mata krna gaji yg sedikit...tp aku menikmatinya dan mensyukurinya ( tidakkah kau tahu berapa ganjaran membaca 1 huruf Al Quran ?? Dan insyaAllah semua kebaikan ada didalamnya.
Setiap senin hingga sabtu sore waktuku banyak berkutat dengan anak - anak, dari mereka banyak sekali yang Alloh tunjukkan agar aku mempelajarinya...
1. Sifat ceria
Anak - anak tidak pernah mengeluh capek saat datang mengaji, meski plg sekolah mepet dengan jam ngaji...mereka tetap ceria saat datang, saat pelajaran apalagi klo mo plg. Bercanda dengan temannya seolah sbgai pelepas lelah, itupun jadi pelepas lelah dari rutinitasku sebagai ibu rumahtangga. Mendengar cerita mereka jadi teringat masa kecilku ( aaargh jadi kangen teman jadulku😢😢)
2. Kejujuran
Mereka akan berterus terang kenapa tidak masuk ngaji ( bolos/sakit/males ato apapun ) ato bahkan saat datang terlambat...coba klo kita pasti alesannya jalanan macet, ban bocor etc lah hihihi
Bahkan nih mereka akan bercerita apapun yg mereka lihat ato dengar baik didalam rumahnya ato tentang sekolahnya ato tentang temannya yg mungkin aku sama sekali gak kenal😊 but i like it
3. Mudah memaafkan
Padahal sebelum mulai pelajaran aku lihat ada yg lagi tengkar bahkan sampai nangis salah satu...lho 5 menit 10 menit sudah ketawa ketiwi lagi...saya cuma batin ...kemana rasa marahnya?
Kita pasti pernah menjadi anak - anak dan mungkin juga seperti anak didik saya, tapi seiring waktu kenapa kita susah sekali menjadi lebih pemaaf...tp justru manja ( nunggu orang lain dulu yg harus dtg mnta maaf ) itupun berhari - hari bisa saling gak sapa 😈😈 ( setan tertawa )
Yuk saudaraku yang baik kita sama - sama belajar seperti sifat anak2 yang selalu ceria , jujur dan mudah memaafkan tapi bukan kekanak -kanakan.
Segini dulu deh bagi - bagi ceritanya ...next sambung lagi ya
Wassalamualaikum wr wb
Allohumma sholli 'ala sayyidina Muhammad
Oleh : Diyah Anggraeni Suharto
Komentar
Posting Komentar